Kamis, 10 April 2014

Tugas Presentasi

Peserta Didik Pendidikan Jarak Jauh

Project "Video e-Learning“  PJJ
Kelompok 3
Rahmad
Rubiah
Sarintan
Siti Halimatuss’adiyah


Uraian Peserta didik
  Peserta didik dalam pembelajaran PJJ tidak sepenuhnya bertatap muka langsung dengan dosen, melainkan menggunakan alat bantu komunikasi yang ada sebagai alat untuk bisa berkomunikasi dengan dosen seperti internet, telepon, bahkan surat. Hal ini menjadikan fleksibilitas siswa dalam menentukan kapan harus belajar menjadi lebih tinggi. PJJ juga menstimulasi agar siswa menjadi lebih mandiri dalam belajar, karena mengharuskan siswa agar mencari referensi sebanyak-banyaknya dalam belajar.
  Peserta didik dalam pembelajaran tatap muka diwajibkan untuk hadir pada setiap pertemuan dengan dosennya dalam rangka mengikuti proses belajar mengajar. Hal ini membuat peserta didik atau siswa hanya menetapkan satu sumber dalam belajar yakni dosen. Hal ini membuat siswa menjadi relatif tidak mandiri karena menganggap dosen adalah satu-satunya sumber yang diambil dalam menghimpun bahan referensi. Dengan menetapkan bahwa siswa harus menghadiri kelas maka pembelajaran menjadi tidak fleksibel siswa harus bisa menyesuaikan waktunya dengan jadwal kuliahnya.

Kompetensi Peserta Didik dan Pendidik pada Pembelajaran Online
Terdapat beberapa pendapat mengenai kondisi-kondisi yang seharusnya ada pada pendidik dan peserta didik pembelajaran online diantaranya,
H. Uno dan Nina L. mengemukakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan yang berbasis teknologi informasi, antara lain:
  • Perhatian
  • Percaya diri
  • Pengalaman
  • Kreatifitas dalam menggunakan alat
  • Terjalinnya interaksi antar pendidik dan peserta didik


Jonassen yang dikutip Isjoni & Firdaus, terdapat 7 kunci strategi pembelajaran yang diperlukan untuk mematikan kejayaan pembelajaran berasaskan teknologi yaitu
  • Aktif
  • Konstruktif
  • Kolaboratif
  • Keinginan
  • Perbincangan
  • Konstektual dan reflektif

Dabbagh dalam Diana Ariani mengidentifikasi karakteristik dan kemampuan yang harus dimiliki untuk menjadi peserta didik pembelajaranonline yang berhasil;
  • Lancar dalam menggunakan teknologi pembelajaran online
  • Mampu melakukan afilias 
  • Memahami dan menggunakan pembelajaran interaksi dan kolaborasi
  • Memiliki kontrol internal yang kuat
  • Memiliki konsep akademik diri yang kuat
  • Memiliki pengalaman dan inisiasi dalam pembelajaran secara mandiri



Powell juga mendeskripsikan peserta didik pada pembelajaranonline merupakan seseorang yang mampu mengarahkan diri, mengatur sendiri, disiplin diri, bertanggung jawab, independent, dan fokus, tidak mudah tergoda, akrab dengan komunikasi tertulis, cerdas dalam menggunakan teknologi web, serta akrab dengan komputer.

Dari beberapa pendapat tersebut, dapat dikemukakan kompetensi awal yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam Pembelajaran online:

Mandiri
  pada pembelajaran jarak jauh peserta didik dituntut untuk lebih mandiri dibanding pembelajaran tatap muka, hal ini dikarenakan pada pembelajaran jarak jauh peserta didik hanya bertatap muka dengan pendidik pada saat dilangsungkan evaluasi pembelajaran, atau pada saat-saat tertentu saja. Oleh karena itu apabila peserta didik ingin lebih menguasai materi dan paham dengan materi pembelajaran maka peserta didik harus berusaha untuk mendapatkannya sendiri apabila pendidik tidak memberikannya.

Kemampuan dalam menggunakan teknologi
Penyampaian materi dilakukan melalui internet, oleh karenanya, seorang pebelajar online learning atau e-learning harus memiliki kemampuan untuk dapat mengoperasikan dan memahami berbagai fasilitas teknologi komputer yang ada.

Tanggung Jawab belajar
  Seorang peserta didik dalam pembelajaran online adalah individu yang mampu menyelesaikan segala aktivitas atau kegiatan pembelajaran sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. memprioritaskansegala sesuatu yang memang harus dilakukan dalam pembelajaran online, sesuai dengan keputusan yang telah diambil untuk menempuh pembelajaran online, seperti; mengerjakan tugas tepat waktu dan mengerjakanya sesuai kemampuan yang dimiliki, mempelajari bahan-bahan yang tersedia, harus memiliki semangat untuk belajar, dan mampu mengontrol diri.

Motivasi Tinggi
  Tanpa motivasi yang tinggi dan jauh dari pengawasan pendidik, seorang pebelajar online learning akan terbawa hanyut dalam berbagai fitur dan fasilitas permainan atau hiburan yang menjamin akan melunturkan motivasi belajarnya. Sehingga mereka dituntut untuk memiliki motivasi yang tinggi, agar mereka dapat belajar tanpa orang lain menyuruhnya.

Interaktif
  Walaupun proses pembelajaran yang dilakukan melalui asynchronous atau synchronous, pebelajar harus mampu membuat kolaborasi dan saling bertukar pikiran serta berdiskusi Tanya jawab dengan teman dan dosen melalui berbagai fasilitas fitur yang disediakan. Sehingga proses pembelajaran online learning tetap memberi tantangan dan respon yang mampu meningkatkan pengonstruksian pengetahuan.

Kreatif dan inovatif
  Diperlukan kreatifitas dan inovasi dari para pebelajar dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran online learning. Kemampuan untuk memilah-milah informasi yang akan dipelajari dan menemukan serta mengemas materi pembelajaran sesuai dengan gaya belajar yang diinginkanya, sehingga mudah dipelajari.
Uraian di atas menjelaskan bahwa untuk melaksanakan pembelajaran online bukan hanya didukung oleh sistem yang memadai, peserta didik-pun harus mempersiapkan kualitas diri dalam pembelajaran online.

Kesimpulannya
Proses pembelajaran pada online learning berhasil tidaknya, bergantung bagaimana individu-individu (peserta didik dan pendidik) di dalamnya menyikapi proses berlangsungnya pendidikan tersebut. Bagaimana kompetensi dan karakteristik mereka dalam merespon proses dan kegiatan yang berlangsung. Seperti : kejujuran, kemandirian, keaktifan, keahlian, mental dan kepribadian mereka.

Saran
Sebaiknya dalam proses pelaksanaan online learning tidak sepenuhnya dilakukan hanya melalui teknologi computer saja, tapi diselingi tatap muka yang seimbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar